Header Ads

Header Ads

Majelis Ta'lim Al Roudloh Seri 16 Ramadhan 1446 H: Hikmah dan Istimewanya Sedekah

Ahad, 16 Maret 2025   16:00 WIB


Majelis Ta'lim Al Roudloh 16 Ramadhan 1446 H. (Foto: PP. Al Roudloh)

Apa saja rezeki yang diberikan Allah SWT kepada kita, lalu sebagian disedekahkan, sebagian diinfakkan. Sedekah itu ada yang wajib, yaitu zakat. Zakat itu wajib karena ada aturannya. Ada sedekah sunah biasa itu namanya infak. Cirinya orang yang muttaqin itu senang bersedekah. Sedekah itu ternyata hikmah dan istimewanya banyak sekali.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

إِنَّ الصَّدَقَةَ لَا تَدْفَعُ سَبْعِينَ بَابًا مِنَالْبَلاَءِ

Artinya: “Sesungguh sedekah itu benar-benar bisa menolak 70 pintu bala’.”

Orang yang sering sedekah insya Allah terhindar dari bala’. Sedekah menurut orang Jawa itu daf’ul bala’ atau untuk menolak bala’. Itu hikmah sedekah yang pertama. Hikmah sedekah yang kedua, sedekah itu bisa diniatkan guna mengobati orang yang sakit. Yang ketiga, hikmah sedekah itu dapat menjaga orang yang bersedekah. Itulah manfaatnya sedekah yang sangat banyak sekali.

Yang keempat, hikmah sedekah itu bisa membuat kesenangan. Sehingga Nabi Muhammad SAW mengajak untuk saling mengasih hadiah supaya saling senang dan mengasihi. Hikmah sedekah yang kelima itu dapat melunakkan hati. Hatinya orang itu sudah digambarkan oleh Nabi Muhammad SAW:

أَلَا إِنَّ فِي الجَسَدِ مُضْغَةً إِن صَلَحَتْ صَلَحَ الجَسَدُ كُلُّهُ

Artinya: “Ingatlah, sesungguhnya di dalam hati itu terdapat segumpal darah. Jika ia baik, baik pula seluruh tubuh.”

Sedekah itu bisa melunakkan hati. Misalnya, jika ada khatib ceramah tentang siksa kubur, hatinya menangis dan terenyuh. Sedekah itu dapat meluluhkan hati yang keras menjadi lembut. Yang mengerti hatinya itu keras atau lunak itu dirinya sendiri. Tetapi orang lain kalau membuktikannya itu dari gerakannya, akhlaknya, cara bicaranya, dan lain sebagainya. Orang baik itu bisa melihat. Berarti sedekah itu dapat melunakkan hati yang keras.

Yang keenam, hikmahnya sedekah itu bisa menambah umur atau memanjangkan umur. Ada dua ibadah yang bisa menjadikan umur panjang. Yang pertama silaturrahim, jelas sekali silaturrahim itu bisa memudahkan rezeki dan memperpanjang umur.

الصَّدَقَةُ تَرُدُّ البَلاَء وَتُطَوِّلُ العُمْرَ

Artinya: “Sedekah itu menolak bala’ dan memanjangkan umur.”

Orang yang bersedekah hartanya hilang itu keliru, justru jadi tabungan yang awet karena pahalanya mengalir terus. Orang itu jika paham tidak ada perasaan goeman, kurang nanti juga datang lagi dari Allah SWT. Padahal kalau diberikan itu semakin bertambah. Yang terakhir, sedekah akan menjaga orang yang bersedekah. Bayangkan sedekah itu luar biasa indahnya.

Puasa itu syahru shadaqah, sehingga sangat pantas pada bulan Ramadhan orang-orang berlomba-lomba bersedekah dengan caranya sendiri-sendiri. Ramadhan ini sebagai syahru ibadah, syahru tilawah atau bulan membaca Al-Qur’an. Hampir setiap masjid dan mushalla tadarus Al-Qur’an sampai khatam.

Di Jawa Timur itu ada pondok besar, Pondok Temboro, yang mengikuti shalat tarawih itu ada yang dari luar negeri. Shalat tarawihnya itu khataman Al-Qur’an mulai dari sehabis shalat isya’ sampai jam tiga pagi, tujuh hingga delapan jam berdiri shalat tarawih.

Sedekah itu tidak banyak-banyak tetapi semampunya, namun beratnya minta ampun. Beratnya melawan nafsu, orang yang bersedekah itu penyakitnya eman-eman, sedikit bakhil atau pelit. Sedekah yang baik itu sedekah sesuatu yang masih disenangi.

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتّٰى تُنْفِقُوْا مِمَّا تُحِبُّوْنَۗ

Artinya: “Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cingai.” (QS. Ali ‘Imran: 92)

Dulu Mbah Abdullah Salam itu membawa jam tangan lalu ada orang yang bertanya kemudian dikasihkanlah jam tangan tersebut, selain itu juga ada akik dan sorban beliau. Ibadahnya Mbah Dullah itu sudah seperti Al-Qur’an.

Kalau kita sendiri tidak bisa karena masih senang. Inilah tentang sedekah yang banyak sekali manfaatnya. Sehingga latihan sedikit-sedikit guna kenang-kenangan ketika di dunia pernah bersedekah. Ilmu itu bisa bermanfaat jika diawali dengan latihan.

Semoga apa yang telah disampaikan dapat memberikan kita senang untuk bersedekah, diberikan kekuatan untuk beribadah apa saja terutama siyam Ramadhan sampai selesai, shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan ngajinya juga sampai selesai. Alfatihah.


Oleh: KH. Asnawi Rohmat, Lc., Pengasuh Pondok Pesantren Al Roudloh


Editor: Rista Aslin Nuha